Emas Bakal Bullish Ke USD 3.700 Jelang FOMC Meeting?
Sentimen Pasar yang Kuasai Harga Emas
Harga emas tetap berada di dekat level tertinggi yang pernah dicapai karena pelaku pasar fokus pada ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai meredakan kebijakan moneter minggu ini. Data ketenagakerjaan AS yang melemah, indeks harga produsen dan inflasi inti yang tidak terlalu agresif telah memperkuat keyakinan bahwa pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin di bulan September sangat mungkin terjadi. Gold futures dan emas spot masih melonjak setelah mencetak rekor di sekitar US$3.673,95 per ounce.
Kelemahan dolar AS karena ekspektasi rate cut membuat emas lebih menarik bagi investor yang mencari aset pelindung terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik. UBS bahkan telah menaikkan target harga emas menjadi US$3.800 pada akhir 2025, dan memperkirakan bahwa ketegangan global dan permintaan dari bank sentral akan terus mendukung kenaikan harga emas.
Potensi Emas ke US$3.700 dan Faktor Pemicu
Dengan momentum saat ini, emas berpotensi menembus dan bergerak menuju US$3.700 dalam waktu dekat, terutama jika pidato Fed di pertemuan mendatang mengisyaratkan bahwa rate cut bukan hanya dipertimbangkan tapi akan segera dijalankan. Bila inflasi USA tetap terkendali atau data inflasi berikutnya mendukung, emas bisa melewati US$3.700 dan mungkin test resistance di sekitar US$3.750.
Namun risiko juga ada terutama jika data inflasi mengejutkan ke atas atau Fed memberikan sinyal hawkish yang mengecewakan. Keterlibatan politik terhadap independensi Fed juga menjadi variabel yang bisa memicu volatilitas harga emas.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

