Video viral di media sosial menunjukkan dua orang dengan seragam Bea Cukai disertai narasi petugas gadungan sedang merazia warung Madura di Balaraja, Tangerang. Rupanya petugas tersebut resmi dari Bea Cukai yang sedang melakukan pemeriksaan di Tegal, Jawa Tengah (bukan Balaraja).
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Tegal, Aflachul mengatakan pemeriksaan dalam rangka menindaklanjuti informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan pengiriman rokok ilegal di lokasi tersebut.
"Kami sampaikan bahwa pemeriksaan tersebut benar dilakukan oleh petugas Bea Cukai Tegal dalam rangka menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan pengiriman rokok ilegal," kata Aflachul dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya pelanggaran atau rokok ilegal. Dengan demikian petugas langsung menyelesaikan tugasnya dan kembali ke kantor.
Aflachul menyebut petugas yang melaksanakan tugas telah menunjukkan identitas resmi dan surat perintah tugas sesuai prosedur kepada pihak pengelola/penjaga bangunan. Ia membantah jika dalam pelaksanaannya terdapat pungutan liar (pungli).
"Terkait dugaan pungutan liar, kami tegaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut tidak terdapat permintaan atau penerimaan uang dalam bentuk apa pun," tegas Aflachul.
Aflachul menjelaskan, pemeriksaan itu merupakan amanat Undang-Undang sebagai bagian dari upaya Bea Cukai dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan melindungi penerimaan negara dari sektor cukai.
"Sebagai catatan, terhadap jaringan toko tersebut pada tahun 2025 pernah dikenakan denda atas penjualan rokok ilegal," ungkap Aflachul.
Dalam video viral yang beredar, tampak dua orang dengan seragam bertulisan 'Customs' berada di dalam salah satu warung. Seorang pria tampak sedang memegang handphone dan seorang lagi sedang mengecek barang di dalam ruangan.
Pengunggah menyebut kedua pria itu tidak bisa menunjukkan surat tugas saat diminta. Pengunggah juga menyebut peristiwa itu terjadi di salah satu warung Madura di Balaraja, Tangerang, Banten pada tengah malam.
(aid/fdl)إعادة نشر من detik_id، جميع الحقوق محفوظة للمؤلف الأصلي.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن