
Indeks Dolar AS (DXY) kembali berada di atas 102 dan mendekati level tertinggi dalam sekitar 18 bulan. Kini perhatian pasar beralih ke NFP AS malam ini, yang bisa menjadi petunjuk penting bagi langkah The Fed berikutnya.

DXY
▲ 102,08
Naik 5 hari beruntun — tertinggi sejak April 2025
Dolar AS memasuki perdagangan Jumat dengan momentum kuat. DXY sudah berada di atas level 102 dan mencatat kenaikan selama lima hari berturut-turut, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak April 2025. Reuters juga melaporkan dolar berada di sekitar 102,08 pada Jumat dan menuju kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Namun, perhatian trader hari ini bukan lagi sekadar pada pergerakan DXY. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS akan dirilis Jumat malam, 2 Oktober pukul 19.30 WIB. Data ini menjadi penting karena pasar sedang mencoba menentukan apakah The Fed masih punya alasan untuk menaikkan suku bunga lagi setelah kenaikan 25 basis poin pada September ke kisaran 3,75% - 4,00%.
NFP Diperkirakan Melambat Tajam
NFP (Ekspektasi)
+90.000
Turun dari +162.000 (Agustus)
Unemployment Rate
4,1%
Avg Hourly Earnings
+0,3% / +3,1%
MoM / YoY
• NFP: apakah perekrutan masih kuat?
• Unemployment Rate: apakah pengangguran tetap 4,1%?
• Average Hourly Earnings: apakah tekanan upah masih tinggi?
Ketiganya dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.
Data Pendukung Belum Menunjukkan Pasar Kerja Melemah Tajam
Menariknya, sejumlah indikator sebelum NFP justru memberikan sinyal bahwa pasar tenaga kerja AS masih cukup bertahan. Laporan ADP menunjukkan sektor swasta menambah 90.000 pekerjaan pada September, naik dari 36.000 pada Agustus setelah revisi. Angka tersebut juga lebih tinggi dari ekspektasi sekitar 68.000.
Klaim pengangguran mingguan juga turun menjadi sekitar 197.000, dengan rata-rata empat minggu berada di sekitar 200.000. Angka tersebut menunjukkan tingkat PHK masih relatif rendah. Sementara itu, indeks ketenagakerjaan manufaktur ISM meningkat dari 51,2 menjadi 52,7 pada September. Aktivitas manufaktur sendiri tetap berada di zona ekspansi dengan PMI 54,5.
ADP (September)
90.000
Naik dari 36.000, di atas ekspektasi ~68.000
Klaim Pengangguran
~197.000
Rata-rata 4 minggu ~200.000
ISM Ketenagakerjaan
51,2 ➜ 52,7
PMI Manufaktur
54,5
Zona ekspansi
Jadi, meskipun konsensus NFP hanya 90.000, beberapa indikator awal belum menunjukkan pelemahan tenaga kerja yang ekstrem.
Dolar Mendapat Dukungan dari Yield Treasury
Selain ekspektasi kebijakan The Fed, kenaikan imbal hasil Treasury menjadi salah satu pendorong utama dolar. Yield Treasury 10 tahun sempat menembus 5,34%, level tertinggi sejak 2002, sebelum kembali turun ke sekitar 5,25%. Reuters menyebut kenaikan yield tersebut berkaitan dengan kekhawatiran inflasi, tingginya kebutuhan pembiayaan pemerintah dan meningkatnya term premium.
Yield 10 Tahun (Kamis)
~5,243%
Yield 30 Tahun (Kamis)
~5,613%
Sementara itu, Treasury 30 tahun juga sempat mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua dekade, sebelum keduanya terkoreksi dari level tertinggi.
Buat trader forex, kombinasi yield tinggi + risiko inflasi + ketidakpastian global menjadi salah satu alasan mengapa USD tetap kuat meskipun peluang kenaikan suku bunga Oktober mulai berkurang.
Harga Minyak Tidak Bisa Diabaikan
Pergerakan minyak juga menjadi bagian penting dari cerita pasar kali ini. Brent kembali berada di atas US$100 per barel, sementara ketegangan di Timur Tengah masih mengganggu distribusi energi. Kondisi tersebut membuat pasar tetap khawatir terhadap inflasi yang berasal dari energi.
Jika harga minyak bertahan tinggi, inflasi bisa lebih sulit kembali ke target 2%. Bagi The Fed, kondisi tersebut dapat membuat penurunan suku bunga atau penghentian kenaikan suku bunga menjadi lebih kompleks, terutama jika tekanan harga kembali muncul.
Apa yang Paling Penting Malam Ini?
🗓️ Jumat, 2 Oktober 2026 · 19.30 WIB - 🇺🇸 NFP AS September
Ekspektasi Pasar:
NFP: +90.000 · Unemployment: 4,1% · Avg Hourly Earnings: +0,3% MoM / +3,1% YoY
Yang menarik, pasar saat ini menghadapi dua cerita yang bertolak belakang. Inflasi PCE mulai lebih moderat, tetapi pasar tenaga kerja masih menunjukkan ketahanan dan harga minyak tetap tinggi.
Karena itu, NFP malam ini bukan cuma soal berapa banyak pekerjaan yang tercipta. Trader juga perlu melihat upah, pengangguran, revisi NFP sebelumnya, DXY, Treasury yield dan harga minyak untuk membaca arah pasar berikutnya.
Dengan DXY sudah berada di atas 102, kejutan positif atau negatif dari NFP berpotensi memperbesar volatilitas pada USD, emas, GBP/USD, EUR/USD dan pasangan mata uang lainnya malam ini.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

-النهاية-