Beranda › Level 2 Menengah › Modul 2 Volume Analysis › Artikel 3 / 5
Ketika trader saham pindah ke forex, salah satu kejutan pertama adalah: volume di sini berbeda. Angkanya tidak sama antar broker, dan tidak ada yang tahu berapa total lot yang sebenarnya diperdagangkan. Tapi ini bukan berarti volume tidak berguna di forex justru ada proxy yang sangat reliabel: Tick Volume.
Bagian 1
Mengapa Volume Forex Tidak Bisa Diukur Seperti Saham
Perbedaan fundamental arsitektur dua pasar ini yang kebanyakan trader tidak pernah dijelaskan
Jika kamu pernah trading saham, kamu terbiasa dengan volume yang akurat dan dapat dipercaya angka yang sama dari broker manapun karena semua transaksi melewati satu bursa. Forex bekerja sangat berbeda:
Arsitektur Pasar: Mengapa Volume Saham ≠ Volume Forex
Kiri: Pasar Saham (Terpusat) semua broker terhubung ke satu bursa yang mencatat setiap transaksi. Volume = nyata 100%. Kanan: Pasar Forex (OTC) jaringan mesh tanpa pusat, Deutsche Bank, Citi, JP Morgan, dan broker langsung terhubung satu sama lain. Tidak ada pencatatan global hanya tick volume (proxy) dengan korelasi ~92%.
💡
Implikasi Langsung untuk Trader Forex
Karena tidak ada volume nyata yang bisa diakses, kita menggunakan Tick Volume sebagai proxy. Dan proxy ini ternyata sangat powerful: penelitian empiris menunjukkan korelasi sekitar 92% antara tick volume dan real volume yang sebenarnya terjadi di pasar institusional. Cukup untuk pengambilan keputusan trading.
Bagian 2
Apa Itu Tick Volume dan Bagaimana Cara Kerjanya
Dari stream harga real-time ke bar volume yang kamu lihat di chart
Setiap kali harga EUR/USD berubah naik 0.2 pip, turun 0.1 pip, naik 0.3 pip itu disebut satu "tick." Broker merekam berapa banyak tick terjadi dalam setiap periode candle. Hasilnya ditampilkan sebagai bar volume di chart kamu:
Apa itu "Tick"? — Setiap Perubahan Harga = Satu Tick
Panel gelap: baris atas menampilkan 9 kotak harga real-time dalam 5 detik (hijau = naik, merah = turun) = 9 tick. Panel tengah: badge oranye "9 tick dalam 5 detik". Panel bawah: tiga candle H1 dengan tick count berbeda 847 (rendah), 2341 (sangat aktif oranye), 412 (rendah merah). Menunjukkan bagaimana jumlah tick membentuk tinggi bar volume.
Mengapa Tick Mencerminkan Aktivitas
Ketika banyak institusi dan trader besar melakukan transaksi besar, harga berubah lebih sering dan lebih besar. Banyak tick = banyak aktivitas. Bukan volume dalam lot, tapi intensitas perubahan harga yang sangat berkorelasi dengan volume nyata.
Mengapa Angka Berbeda Antar Broker
Broker A mungkin punya 5 liquidity providers, Broker B punya 12. Broker dengan lebih banyak feed mendapat lebih banyak quote update per detik, sehingga tick count-nya lebih tinggi. Angka berbeda, tapi POLA naik-turunnya sangat mirip.
Bagian 3
Korelasi 92%: Bukti Tick Volume Bisa Diandalkan
Mengapa perbedaan angka antar broker tidak mengurangi kegunaan tick volume sebagai alat analisa
Bukti Korelasi Tick Volume vs Real Volume (~92%)
Kiri: Chart dua garis Real Volume (biru solid) dan Tick Volume (oranye dashed) bergerak hampir identik dalam 12 candle H4. Badge gelap menampilkan "~92% Korelasi". Kanan: Tiga broker menampilkan tick count berbeda (1247, 2891, 634) untuk candle EUR/USD H4 yang sama menunjukkan bahwa angka tidak bisa dibandingkan tapi pola bisa.
📊
Apa yang Dimaksud Korelasi 92%
Bukan berarti angkanya 92% sama tapi ketika real volume tinggi, tick volume juga tinggi 92% dari waktu. Ketika real volume rendah, tick juga rendah 92% dari waktu. Dari sudut pandang trading, ini berarti sinyal yang kita baca dari tick volume breakout konfirmasi, climax detection, divergence valid hampir seakurat sinyal dari volume saham yang sesungguhnya.
Bagian 4
Session Volume Heatmap: Jam Terbaik Trading di WIB
Menggunakan pola tick volume untuk memilih sesi dengan pergerakan paling reliabel
Karena forex buka 24 jam, tick volume berubah drastis sepanjang hari. Tidak semua jam sama kualitasnya. Heatmap berikut menunjukkan distribusi tick volume tipikal per jam dalam timezone WIB:
Tick Volume Heatmap per Sesi Trading (Waktu Indonesia Barat)
Heatmap 24 jam dalam WIB: bar tick volume per jam dengan background berwarna per sesi (hijau=Sydney, biru=Tokyo, merah=London, oranye=NY). Highlight oranye di zona overlap Tokyo-London (14:00–16:00) dan London-NY (19:00–23:00). Puncak tertinggi di jam 20:00 WIB. Tiga kotak informasi di bawah: zona hindari, zona terbaik, zona moderate.
🔴 Hindari (01:00–06:00 WIB)
Sesi yang paling sepi. Spread lebih lebar, pergerakan mudah dibalik, false breakout sangat umum. Kecuali pair JPY atau AUD yang lebih aktif di Tokyo awal.
🟠 Terbaik (14:00–23:00 WIB)
London dan overlap London-NY adalah jam emas. Volume tinggi = spread ketat = breakout valid = pergerakan bertahan. Khususnya 19:00–22:00 WIB untuk pair EUR/USD dan GBP/USD.
🔵 Moderate (07:00–13:00 WIB)
Sesi Tokyo layak untuk pair JPY dan AUD. EUR/USD cenderung lebih ranging. Gunakan untuk persiapan setup, bukan eksekusi utama kecuali ada news Asia penting.
← Geser jika terpotong →
Bagian 5
Cara Menggunakan Tick Volume di Platform
Panduan step-by-step untuk MT4, TradingView, dan Followme
Cara Membuka dan Menggunakan Tick Volume di Platform
Tiga panel kartu: MT4 (dark header) dengan langkah + visual mock volume bar + info bahwa MT4 default sudah pakai tick volume. TradingView dengan langkah + setting recommended (MA length 20, histogram, color by bar). Followme App dengan cara overlay entry provider dan checklist yang dicek (masuk di volume tinggi atau rendah?).
Bagian 6
6 Aturan Praktis Membaca Tick Volume
Framework langsung pakai untuk filter entry, deteksi anomali, dan manajemen posisi
6 Aturan Praktis Membaca Tick Volume di Forex
Bandingkan Selalu Relatif, Bukan Absolut
Tick volume 1,247 tidak berarti apa-apa sendirian. Yang berarti: apakah ini lebih tinggi dari 20 bar sebelumnya? Selalu bandingkan terhadap rata-rata bukan angka absolutnya.
Aturan #1
Relatif, bukan absolut
Trade Hanya di Sesi Volume Tinggi (WIB 14:00–23:00)
Breakout yang terjadi saat tick volume rendah (00:00–06:00 WIB) hampir selalu false. Pasar butuh partisipan untuk menggerakkan harga secara berkelanjutan. Tanpa volume, pergerakan mudah dibalik.
Aturan #2
London + NY sesi
Konfirmasi Breakout: Volume Harus Ikut Naik
Harga menembus resistance tanpa kenaikan tick volume = curiga. Valid breakout selalu disertai volume yang setidaknya 1.5× rata-rata 20 bar. Kalau tidak tunggu retrace dan cek lagi.
Spike Besar Saat News = Abaikan, Tunggu 30 Menit
Saat NFP, CPI, FOMC, atau news besar lain tick volume spike ekstrem karena semua sistem quote secara bersamaan. Ini bukan sinyal teknikal. Tunggu 30–60 menit sampai market settle.
Aturan #4
Abaikan news spike
Pullback dengan Volume Rendah = Peluang Entry
Dalam uptrend yang sehat, pullback harus disertai tick volume yang lebih rendah dari rally. Jika volume pullback lebih rendah dari rata-rata buyer masih kuat, seller tidak banyak. Ini peluang BUY.
Aturan #5
Low-vol pullback
Divergence Tick Volume vs Harga = Peringatan
Harga buat high baru tapi tick volume memuncak lebih rendah dari sebelumnya → momentum melemah. Mulai tighten SL dan kurangi ekspektasi TP. Ini sama berlakunya seperti divergence di OBV.
Aturan #6
Volume divergence
← Geser jika terpotong →
Bagian 7
Tabel Perbandingan: Volume Saham vs Tick Volume Forex
12 aspek perbedaan yang perlu dipahami sebelum mengaplikasikan konsep dari saham ke forex
← Geser untuk lihat →
| Aspek |
Volume Saham |
Tick Volume Forex |
Implikasi Praktis |
| Sumber data |
Bursa terpusat (NYSE, IDX) |
Broker / liquidity provider |
Tick volume berbeda tiap broker |
| Akurasi |
100% semua lot tercatat |
~92% korelasi dengan real |
Pola akurat; angka tidak |
| Akses data |
Real-time via bursa |
Dari feed broker masing-masing |
Tidak bisa bandingkan absolut |
| Angka antar broker |
Sama persis (satu sumber) |
Berbeda jauh (feed berbeda) |
Fokus ke pola, bukan angka |
| Jam terbaik |
Jam buka bursa (tetap) |
Overlap sesi London + NY |
WIB: 14:00–23:00 |
| Interpretasi spike |
Volume nyata, bisa dihitung lot |
Lebih banyak quote/tick |
Prinsip sama, presisi berbeda |
| Divergence signal |
Sangat akurat |
Akurat ~85–90% |
Tetap valuable untuk filtering |
| Penggunaan untuk breakout |
Filter langsung pakai angka |
Filter pakai rasio vs rata-rata |
Min 1.5× avg untuk valid |
| Climax detection |
Volume 3× rata-rata (real) |
Tick 3× rata-rata (proxy) |
Prinsip sama, beda presisi |
| Akumulasi institusional |
Terlihat jelas di volume data |
Terlihat di pola tick (diam²) |
Perlu lebih banyak konfirmasi |
| Pengaruh news |
Spike volume = reaksi nyata |
Spike tick bisa noise/news |
Waspada 30 mnt seputar news |
| Platform tersedia |
Semua platform saham |
MT4, MT5, TradingView |
Gratis, sudah built-in |
"Forex tidak memberi kita volume dalam lot. Tapi ia memberi kita sesuatu yang hampir sama baiknya: jejak intensitas pergerakan harga yang mencerminkan di mana uang besar sedang mengalir. Tick Volume bukan pengganti yang sempurna tapi dengan korelasi 92%, ia cukup baik untuk membuat keputusan yang jauh lebih baik dari yang tanpa volume sama sekali."
Followme Academy, Silver · Intermediate Volume Analysis
1
Pasar forex adalah OTC (Over The Counter) tidak ada bursa terpusat. Artinya tidak ada satu entitas yang mencatat semua transaksi yang terjadi di seluruh dunia. Volume yang tersedia hanya dari feed broker masing-masing, yang hanya mencakup sebagian kecil dari total pasar global senilai $6+ triliun per hari.
2
Tick Volume mengukur berapa kali harga berubah dalam satu periode candle bukan berapa lot yang diperdagangkan. Satu perubahan harga (dari 1.08420 ke 1.08422) = satu tick. Semakin banyak tick dalam satu candle, semakin tinggi bar volume yang muncul di chart.
3
Korelasi tick volume dengan real volume sekitar 92%. Artinya: ketika banyak transaksi besar terjadi (real volume tinggi), harga berubah lebih sering (tick volume tinggi). Pola relatifnya sangat konsisten meski angka absolutnya berbeda antar broker karena sumber data berbeda.
4
Sesi trading menentukan kualitas tick volume. Overlay London + New York (14:00–23:00 WIB) adalah zona tick volume tertinggi di sinilah breakout paling reliable dan pergerakan paling berkelanjutan terjadi. Hindari trading saat 01:00–06:00 WIB ketika volume sangat rendah.
5
Cara membacanya di platform: MT4 sudah otomatis menampilkan tick volume di panel bawah chart. Di TradingView, cari indikator 'Volume' atau 'OBV'. Yang penting: selalu gunakan sebagai perbandingan relatif terhadap rata-rata 20 bar sebelumnya, bukan angka absolut.
6
Enam aturan praktis: (1) Bandingkan relatif bukan absolut, (2) Trade di sesi London+NY, (3) Breakout harus dibarengi volume min 1.5× avg, (4) Abaikan spike saat news besar, (5) Pullback dengan volume rendah = peluang BUY, (6) Divergence tick vs harga = peringatan momentum.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1 Apakah tick volume di XAU/USD (Gold) juga bisa dipercaya?+
Ya, dengan catatan tambahan. XAU/USD memiliki pasar spot OTC yang mirip dengan forex, ditambah futures di COMEX (Chicago). Tick volume di broker forex untuk gold mencerminkan aktivitas spot, yang memiliki korelasi tinggi dengan futures volume (COMEX). Satu keunggulan: data futures gold bisa diakses di TradingView melalui simbol COMEX:GC1! untuk referensi volume yang lebih real. Banyak trader gold menggunakan kombinasi tick volume spot + futures volume sebagai konfirmasi ganda.
2 Mengapa chart saya tidak menampilkan bar volume sama sekali?+
Di MT4: klik kanan chart → Properties → Common → pastikan centang "Show volumes" aktif. Atau tekan Ctrl+L untuk toggle volume. Di TradingView: klik kanan chart → Settings → Pane → aktifkan "Volume". Jika masih tidak muncul, cek apakah broker Anda menyediakan tick data beberapa broker lokal atau prop firm kadang tidak menyediakan feed ini karena alasan teknis. Dalam kasus ini, gunakan TradingView dengan data dari broker terpisah sebagai referensi.
3 Bisakah tick volume berbeda signifikan antar satu pair ke pair lainnya?+
Sangat bisa dan ini penting. EUR/USD adalah pair paling liquid di dunia, dengan tick count bisa 3–5× lebih tinggi dari pair eksotis seperti USD/TRY atau USD/MXN. Ini bukan masalah tapi berarti kamu tidak bisa membandingkan tick volume EUR/USD dengan USD/SGD secara langsung. Selalu bandingkan tick volume DALAM PAIR YANG SAMA: "apakah volume candle ini lebih tinggi atau lebih rendah dari rata-rata 20 candle EUR/USD sebelumnya?" bukan membandingkan dengan pair lain.
-النهاية-