
Rupiah kembali melemah pada perdagangan Rabu (20/8) pagi. Data menunjukkan mata uang nasional berada di posisi Rp16.302 per dolar AS, turun 56 poin atau 0,35%.
Tren pelemahan ini sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia. Dolar Singapura terkoreksi 0,09%, peso Filipina turun 0,41%, dan baht Thailand melemah 0,09%. Di sisi lain, mata uang negara maju pun menunjukkan pelemahan: poundsterling Inggris minus 0,14%, euro turun 0,16%, dan dolar Kanada melemah 0,06%.
Menurut Lukman Leong, Analis Doo Financial Futures, tekanan pada rupiah dipicu penguatan dolar AS menjelang pidato Ketua The Fed Jerome Powell yang diperkirakan bernada hawkish.
“Dari sisi domestik, pasar menanti hasil rapat dewan gubernur BI yang kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunga acuan,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Untuk hari ini, ia memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.150 – Rp16.300 per dolar AS.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

-النهاية-