- Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari menyatakan pada hari Minggu bahwa ekonomi AS telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa karena Fed terus berupaya untuk mengekang inflasi. Namun, Kashkari mencatat bahwa Fed masih "belum sepenuhnya mencapai sasaran." Ia juga menyebutkan bahwa Fed bertujuan untuk yakin bahwa inflasi akan sepenuhnya kembali ke target 2% dan membutuhkan bukti tambahan sebelum mempertimbangkan penurunan suku bunga lagi.
- Morgan Stanley membagi kebijakan ekonomi makro pemerintahan Trump menjadi tiga bidang utama: tarif, imigrasi, dan langkah-langkah fiskal. Laporan tersebut memperkirakan bahwa kebijakan tarif akan diprioritaskan, dengan perkiraan pengenaan tarif langsung sebesar 10% secara global dan tarif 60% khusus untuk Tiongkok.
- Analis memperkirakan bahwa jika kebijakan fiskal Trump diterapkan, kebijakan tersebut dapat menyebabkan peningkatan investasi, pengeluaran, dan permintaan tenaga kerja, sehingga meningkatkan risiko inflasi. Hal ini dapat mendorong Fed untuk mengadopsi kebijakan moneter yang lebih ketat, yang berpotensi memperkuat Dolar AS dan memberikan tekanan tambahan pada pasangan AUD/USD.
- Namun, Ketua Fed Jerome Powell menyatakan pada hari Kamis bahwa ia tidak mengantisipasi potensi kembalinya Trump ke Gedung Putih yang akan memengaruhi keputusan kebijakan jangka pendek Fed. "Kami tidak menebak, berspekulasi, dan kami tidak berasumsi seperti apa pilihan kebijakan pemerintah di masa mendatang," kata Powell setelah bank memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,50%-4,75%, seperti yang diharapkan.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.
هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.

اترك رسالتك الآن