- Emas turun dari titik tertinggi sepanjang masa di tengah data pekerjaan AS yang kuat dan inflasi inti yang stabil.
- Investor tetap menghindari risiko menjelang pemilu AS tanggal 5 November, jajak pendapat menunjukkan persaingan sempit antara Trump dan Harris.
- Data Nonfarm Payrolls dan keputusan suku bunga Fed yang akan datang membuat para pedagang bersikap hati-hati.
Harga emas turun dari level tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis karena para pedagang gagal memanfaatkan penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS. Meskipun demikian, logam mulia tersebut diperkirakan akan mengakhiri bulan ini dengan kenaikan lebih dari 4% dan akan tetap berada di atas ambang batas $2.700.
XAU/USD diperdagangkan pada $2745, turun 1,49%. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun turun hampir dua basis poin menjadi 4,284%.
Penghindaran risiko menjadi hal utama menjelang Pemilihan Presiden AS pada tanggal 5 November. Sementara itu, rilis pengukur inflasi pilihan Federal Reserve, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE), bersamaan dengan laporan pekerjaan yang kuat, membebani harga logam mulia.
Sementara itu, jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa persaingan untuk Gedung Putih semakin menyempit antara kandidat Republik, mantan Presiden AS Donald Trump, dan kandidat Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris.
Data AS dari Biro Analisis Ekonomi (BEA) menunjukkan bahwa inflasi utama menurun. Namun, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti, pengukur inflasi pilihan Fed, tetap tidak berubah pada bulan Oktober dibandingkan dengan level bulan September.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن