Ringkasan Harian Penggerak Pasar: Yen Jepang terdepresiasi karena meningkatnya keraguan atas kenaikan suku bunga BoJ

avatar
· Views 180


  • Dolar AS (USD) menguat menyusul pernyataan terbaru dari Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada hari Senin. Powell mengatakan bank sentral tidak terburu-buru dan akan menurunkan suku bunga acuannya 'seiring waktu.' Ketua Fed Powell menambahkan bahwa pemotongan suku bunga sebesar 50 basis poin baru-baru ini tidak boleh dilihat sebagai indikasi tindakan agresif serupa di masa mendatang, dengan mencatat bahwa perubahan suku bunga yang akan datang kemungkinan akan lebih sederhana.
  • Alat CME FedWatch mengindikasikan bahwa pasar menetapkan probabilitas 61,8% terhadap pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve pada bulan November, sementara kemungkinan pemangkasan sebesar 50 basis poin turun menjadi 38,2%, turun dari 53,3% sehari yang lalu.
  • Perdagangan Ritel Jepang meningkat sebesar 2,8% tahun-ke-tahun pada bulan Agustus, melampaui ekspektasi pasar sebesar 2,3% dan sedikit melampaui kenaikan 2,7% yang direvisi naik dari bulan sebelumnya. Secara bulan ke bulan, Perdagangan Ritel yang disesuaikan secara musiman naik sebesar 0,8%, menandai peningkatan terbesar dalam tiga bulan, menyusul kenaikan 0,2% pada bulan Juli.
  • Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi, menahan diri untuk tidak mengomentari fluktuasi pasar saham harian pada hari Senin. Hayashi menekankan pentingnya memantau situasi ekonomi dan keuangan secara ketat baik di dalam negeri maupun internasional dengan penuh rasa urgensi. Ia juga mencatat perlunya kerja sama berkelanjutan dengan Bank Jepang.
  • Presiden Federal Reserve St. Louis Alberto Musalem menyatakan pada hari Jumat, menurut Financial Times, bahwa Fed harus mulai memangkas suku bunga "secara bertahap" menyusul pengurangan setengah poin yang lebih besar dari biasanya pada pertemuan bulan September. Musalem mengakui kemungkinan ekonomi melemah lebih dari yang diantisipasi, dengan mengatakan, "Jika memang demikian, maka penurunan suku bunga yang lebih cepat mungkin tepat."
  • Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE) AS untuk bulan Agustus meningkat sebesar 0,1% dari bulan ke bulan, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 0,2% dan lebih rendah dari kenaikan sebelumnya sebesar 0,2%. Sementara itu, PCE Inti secara tahun ke tahun meningkat sebesar 2,7%, sesuai dengan ekspektasi dan sedikit di atas pembacaan sebelumnya sebesar 2,6%.
  • Pada hari Kamis, Risalah Rapat Kebijakan Moneter BoJ menyatakan konsensus para anggota tentang pentingnya tetap waspada terhadap risiko inflasi yang melampaui target. Beberapa anggota mengindikasikan bahwa menaikkan suku bunga menjadi 0,25% akan sesuai sebagai cara untuk menyesuaikan tingkat dukungan moneter. Beberapa anggota lainnya menyarankan bahwa penyesuaian moderat terhadap dukungan moneter juga akan sesuai.

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

  • tradingContest