MINYAK MENTAH TURUN DI BAWAH $70 KARENA OPEC DAN LIBYA MEMBANJIRI SISI PASOKAN

avatar
· Views 115



  • Minyak Mentah diperdagangkan jauh lebih rendah setelah beberapa hambatan muncul pada hari Selasa.
  • Gangguan di Libya diperkirakan akan teratasi, sementara ketakutan terhadap resesi di Cina dan Eropa membebani prospek permintaan.
  • Indeks Dolar AS diperdagangkan di atas 101,00 menjelang Laporan Pekerjaan AS pada hari Jumat.

Minyak Mentah berjuang untuk mendapatkan dukungan di sekitar $70,00 pada hari Rabu, memperpanjang kerugian setelah penurunan 5% pada hari Selasa yang menyebabkan perdagangan Minyak berada pada level terendah tahun ini sejauh ini. Beberapa berita utama yang keluar pada hari Selasa terlalu berat untuk ditanggung oleh para pedagang Minyak, menyebabkan bahan bakar hitam itu mengalami aksi jual. Hambatannya berlipat ganda, terjadi baik di sisi permintaan maupun di sisi penjualan persamaan.

Di sisi permintaan, data Indeks Manajer Pembelian terbaru dari Tiongkok menunjukkan perlambatan parah lainnya di sektor manufakturnya, yang berarti permintaan minyak akan semakin lesu. Sementara itu di Eropa, salah satu perusahaan inti Jerman, Volkswagen, telah mengumumkan rencana untuk menutup beberapa pabrik di negara asalnya, sebuah tanda yang menunjukkan bahwa Eropa mungkin menghadapi resesi yang parah. Di sisi pasokan, OPEC terus melaju dengan niatnya untuk menormalkan produksi, sementara kebuntuan politik di Libya hampir teratasi dan mungkin akan membuat minyak Libya kembali ke pasar lebih cepat dari yang diharapkan.



إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

  • tradingContest