- Dolar AS mempertahankan pemulihannya karena data ekonomi AS yang optimis telah menghancurkan ekspektasi pasar bahwa Fed akan memulai siklus pelonggaran kebijakannya dengan pendekatan yang agresif. Pelaku pasar mulai mengantisipasi penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) dari Fed pada bulan September di tengah kekhawatiran bahwa AS dapat memasuki resesi.
- Menurut alat CME FedWatch, data harga 30 hari Federal Finds Futures menunjukkan bahwa kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 50 bps telah berkurang menjadi 29,5% dari 51% yang tercatat seminggu yang lalu. Namun, spekulasi bahwa Fed akan memangkas suku bunga pada bulan September tetap ada.
- Sementara itu, para pembuat kebijakan Fed juga mengakui bahwa pemotongan suku bunga sudah tepat karena risiko kini juga telah meluas ke pasar tenaga kerja. Minggu ini, Presiden Atlanta Fed Bank Raphael Bostic mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times (FT) bahwa ia terbuka terhadap pemotongan suku bunga pada bulan September. Ketika ditanya tentang besaran pemotongan suku bunga, Bostic mengatakan bahwa ia merasa nyaman dengan setengah poin persentase jika pasar tenaga kerja semakin memburuk.
- Ke depannya, investor akan fokus pada pidato Ketua Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole (JH) mendatang, yang akan diselenggarakan pada 22-24 Agustus. Fed Powell diharapkan memberikan isyarat tentang jalur penurunan suku bunga karena inflasi masih dalam jalur untuk kembali ke tingkat yang diinginkan sebesar 2% dan pasar tenaga kerja tidak lagi terlalu panas.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.
هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.

اترك رسالتك الآن