POUND STERLING TURUN SETELAH LAPORAN INFLASI INGGRIS YANG LEBIH LAMBAT DARI YANG DIHARAPKAN

avatar
· Views 152



  • Poundsterling melemah terhadap Dolar AS setelah inflasi Inggris sedikit lebih rendah dari yang diantisipasi.
  • Meredanya tekanan harga di Inggris memberikan lebih banyak peluang untuk pemotongan suku bunga berikutnya oleh BoE.
  • Investor menunggu data IHK AS untuk bulan Juli.

Poundsterling (GBP) menghadapi aksi jual tajam terhadap mata uang utama lainnya dalam sesi perdagangan di London pada hari Rabu. Mata uang Inggris melemah karena Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris Raya (UK) telah melaporkan laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang lebih rendah dari perkiraan untuk bulan Juli, yang telah meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga secara berurutan oleh Bank of England (BoE).

CPI tahunan meningkat sebesar 2,2%, lebih rendah dari estimasi sebesar 2,3% tetapi meningkat setelah kembali ke target bank sebesar 2% pada bulan Mei dan Juni. Dalam perkiraannya, BoE telah memperingatkan bahwa inflasi dapat meningkat lagi setelah kembali ke 2%. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, CPI turun sebesar 0,2%.

CPI inti, yang tidak termasuk barang-barang yang mudah berubah seperti makanan, energi, alkohol, dan tembakau, melambat lebih cepat dari perkiraan menjadi 3,3% dibandingkan dengan perkiraan 3,4% dan angka bulan Juni sebesar 3,5%. Penurunan tajam dalam inflasi inti didorong oleh pertumbuhan inflasi jasa yang lebih lambat, yang tetap menjadi kekuatan pendorong utama untuk menahan tekanan harga dalam ekonomi Inggris. Inflasi di sektor jasa turun menjadi 5,2% dari rilis sebelumnya sebesar 5,7%.

Tekanan harga di sektor jasa sebagian besar didorong oleh pertumbuhan upah yang tinggi, yang juga turun ke titik terendah dalam dua tahun dalam tiga bulan yang berakhir pada bulan Juni. Laporan Ketenagakerjaan menunjukkan pada hari Selasa bahwa Penghasilan Rata-rata Tidak Termasuk Bonus naik pada kecepatan yang lebih lambat sebesar 5,4% dari 5,7% pada kuartal yang berakhir pada bulan Mei. Penurunan tajam dalam inflasi jasa karena pertumbuhan upah yang lebih lambat diharapkan menjadi kelegaan besar bagi para pembuat kebijakan BoE, yang khawatir bahwa tekanan upah tidak dapat dikendalikan dalam waktu dekat.


إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest