- GBP/USD menarik beberapa penjual pada hari Senin di tengah kenaikan moderat USD.
- Risiko geopolitik ternyata menjadi faktor utama yang menguntungkan Greenback.
- Ekspektasi Fed yang dovish akan membatasi pergerakan dolar dan membatasi penurunan lebih lanjut.
Pasangan GBP/USD mengawali minggu baru dengan catatan yang lebih lemah dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan pemulihan selama dua hari dari area 1,2665, atau level terendah sejak Juli yang dicapai Kamis lalu. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar pertengahan 1,2700-an karena para pedagang menantikan rilis data makro penting minggu ini dari Inggris dan AS.
Data ketenagakerjaan bulanan Inggris dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS akan dipublikasikan pada hari Selasa, yang akan diikuti oleh angka inflasi konsumen Inggris dan AS pada hari Rabu. Selain itu, PDB Inggris Q2 awal pada hari Kamis akan memengaruhi sentimen seputar Pound Inggris (GBP) dan membantu menentukan langkah selanjutnya dari pergerakan arah pasangan GBP/USD.
Sementara itu, langkah terkini Bank of England (BoE) untuk memangkas suku bunga pada 1 Agustus untuk pertama kalinya sejak 2020, taruhan untuk dua kali pemangkasan suku bunga lagi pada 2024, dan kerusuhan yang sedang berlangsung di Inggris terus melemahkan GBP. Lebih jauh, risiko eskalasi risiko geopolitik lebih lanjut di Timur Tengah memberikan sedikit dukungan pada Dolar AS (USD) yang merupakan mata uang safe haven dan memberikan tekanan pada pasangan GBP/USD.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن