WTI TETAP TERKENA TEKANAN DI BAWAH $79,50 DI TENGAH KEKHAWATIRAN PERMINTAAN

avatar
· Views 91



  • WTI diperdagangkan di wilayah negatif untuk hari keempat berturut-turut $78,00 pada hari Selasa.
  • Kekhawatiran permintaan minyak terus membebani harga WTI.
  • Morgan Stanley memperkirakan harga minyak akan turun ke pertengahan $70-an pada tahun 2025 di tengah surplus.

Harga minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), diperdagangkan sekitar $79,00 pada hari Selasa. Harga WTI turun mendekati level terendah dalam lebih dari sebulan di tengah kekhawatiran permintaan minyak dan meningkatnya stok.

Federal Reserve AS (Fed) akan mengadakan pertemuan kebijakan pada 30-31 Juli, tanpa ada perubahan suku bunga yang diharapkan. Namun, pelaku pasar melihat tanda-tanda kemungkinan pemangkasan suku bunga pada September. Rilis data ekonomi utama AS minggu ini dapat memberikan beberapa petunjuk tentang jalur suku bunga di AS. Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal kedua dan data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) untuk Juni, akan dirilis masing-masing pada hari Kamis dan Jumat. "Jika kita mendapatkan indikasi pemangkasan suku bunga, Fed dapat berdampak positif terhadap aset yang sensitif terhadap risiko seperti minyak," kata analis UBS Giovanni Staunovo.


إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

  • tradingContest