- Data Bank of Japan menunjukkan pada hari Kamis bahwa pejabat Jepang mungkin telah menghabiskan sekitar ¥3,66 triliun pada hari Rabu untuk meningkatkan mata uang domestik, memberikan dukungan kepada Yen Jepang.
- Diplomat mata uang terkemuka Jepang, Masato Kanda, menolak mengkonfirmasi secara langsung bahwa intervensi telah terjadi dan mengatakan Kementerian Keuangan akan mengungkapkan data pada akhir bulan ini.
- Federal Reserve mengabaikan prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut meskipun inflasi tinggi, yang terus membebani Dolar AS dan memberikan tekanan pada pasangan USD/JPY.
- Sementara itu, Ketua Fed Jerome Powell menyatakan tidak ada niat untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, dengan alasan kurangnya kemajuan dalam upaya mengembalikan inflasi ke target bank sentral sebesar 2%.
- Sebaliknya, BoJ telah mengindikasikan bahwa kondisi keuangan yang akomodatif akan dipertahankan untuk jangka waktu yang lama, yang, pada gilirannya, mungkin menahan kenaikan JPY dari memasang taruhan agresif.
- Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki, dan Gubernur BoJ Kazuo Ueda akan mengadakan konferensi pers di sela-sela pertemuan ADB pada pukul 13:45 GMT, yang akan memberikan dorongan.
- Nanti, selama sesi Amerika Utara, rilis data pekerjaan AS, atau laporan Nonfarm Payrolls (NFP), akan mempengaruhi USD dan menentukan lintasan jangka pendek pasangan USD/JPY.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.
هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
