GBP/USD rebound dari posisi terendah karena komentar pejabat Fed dan data sektor jasa AS mempengaruhi dinamika mata uang

avatar
· Views 97


Institute for Supply Management (ISM) mengungkapkan PMI Jasa yang lebih lemah dari perkiraan, bersamaan dengan Ketua Fed Jerome Powell, yang menegaskan kembali bahwa suku bunga akan diturunkan, namun hal tersebut akan bergantung pada data yang akan datang. Sebaliknya, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic tetap pada pendiriannya untuk hanya melakukan satu kali penurunan suku bunga, dan menambahkan bahwa hal tersebut bisa terjadi pada kuartal terakhir tahun 2024.

Sementara itu, imbal hasil Treasury AS memangkas kenaikan sebelumnya yang menjadi hambatan bagi dolar. Indeks Dolar AS (DXY) yang melacak kinerja mata uang Amerika terhadap enam mata uang lainnya, anjlok 0,46%, turun ke 104,26. Hal ini terjadi setelah rilis IMP Manufaktur ISM membuat DXY menguat ke angka 105,00.


إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

  • tradingContest