Intisari Penggerak Pasar Harian: Rupee India tetap kuat di tengah tantangan geopolitik

avatar
· Views 128


  • Defisit Transaksi Berjalan India menyempit menjadi $10,5 miliar pada kuartal yang berakhir Desember 2023 (Q4) dari $11,4 miliar pada pembacaan sebelumnya, atau 1,2% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
  • S&P Global menaikkan perkiraan pertumbuhan PDB India untuk TA25 menjadi 6,8%, lebih rendah dari proyeksi RBI sebesar 7%. Selain itu, S&P memperkirakan RBI akan menurunkan suku bunga sebesar 75 bps pada akhir tahun fiskal ini.
  • Kepercayaan Konsumen Conference Board AS turun menjadi 104,7 dari revisi turun 104,8 pada bulan Februari.
  • Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Februari naik menjadi 1,4% di bulan Februari dari penurunan 6,9% di bulan Januari, lebih baik dari perkiraan.
  • Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menyarankan agar bank sentral AS hanya menurunkan suku bunga satu kali pada tahun ini karena perekonomian AS dan inflasi melambat secara bertahap.
  • Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan tiga pemotongan pada tahun 2024 sejalan dengan pandangannya, namun The Fed harus melihat kemajuan dalam inflasi dan mencapai keseimbangan dengan mandat gandanya.


إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

  • tradingContest