GBP/JPY menghasilkan pemulihan berbentuk V dari 183,20 karena BoJ diperkirakan akan terus melakukan pengetatan kebijakan lebih lanjut.
Jumlah tenaga kerja di Inggris berkurang dan aktivitas pabrik menyusut karena kenaikan suku bunga BoE.
Momentum pertumbuhan upah di Inggris semakin menguat pada bulan Juli, sehingga membenarkan perlunya kenaikan suku bunga oleh BoE.
Pasangan GBP/JPY menemukan minat beli di dekat 183,20 setelah aksi jual vertikal yang terinspirasi oleh lemahnya aktivitas pabrik di perekonomian Inggris pada bulan Juli. Pasangan ini pulih karena pelemahan yang lebih luas pada Yen Jepang karena Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan kebijakan suku bunga tetap stabil di masa depan.
Gubernur BoJ Kazuo Ueda baru-baru ini berkomentar bahwa para pengambil kebijakan akan terus mendukung kerangka kebijakan moneter ekspansif karena inflasi inti masih sedikit di bawah target yang diinginkan. Bank sentral diperkirakan tidak akan meninggalkan suku bunga negatif namun mungkin akan mengubah Kontrol Kurva Hasil.
Di Inggris, Kantor Statistik Nasional (ONS) melaporkan Produksi Industri dan Produksi Manufaktur bulanan mengalami kontraksi sebesar 0,7% dan 0,8%, sementara investor mengantisipasi kontraksi masing-masing sebesar 0,6% dan 1,0%. Produk Domestik Bruto (PDB) menyusut sebesar 0,5% di bulan Juli dibandingkan ekspansi sebesar 0,5% yang tercatat di bulan Juni.
Pada hari Selasa, data pasar tenaga kerja untuk bulan Juli masih rentan. Tingkat Pengangguran tiga bulan hingga Juli naik menjadi 4,3% seperti yang diantisipasi oleh pelaku pasar. Pengusaha di Inggris kehilangan 207 ribu pekerjaan dalam tiga bulan hingga bulan Juli, lebih besar dari penurunan sebesar 185 ribu yang diperkirakan oleh pasar. Tenaga Kerja melaporkan pengurangan secara berturut-turut pada bulan kedua.
Sementara itu, momentum pertumbuhan upah semakin menguat di bulan Juli, sehingga membenarkan perlunya kenaikan suku bunga oleh Bank of England (BoE) pada tanggal 21 September. Prospek perekonomian Inggris diperkirakan akan semakin melemah karena kenaikan suku bunga yang lebih besar akan berdampak pada pasar tenaga kerja dan pabrik. kegiatan lebih lanjut
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن