USD/JPY TERUS PADA KEUNTUNGAN SEDERHANA DI TENGAH PEMBELIAN BARU USD, TETAP DI BAWAH TANDA 147,00

avatar
· Views 69



 
 USD/JPY mendapatkan kembali daya tarik positif pada hari Selasa, meskipun tidak ada tindak lanjut.
 Kekhawatiran akan intervensi dan nada risiko yang lebih lemah mendukung JPY dan membatasi kenaikan pasangan ini.
 Divergensi kebijakan Fed-BoJ akan menjadi pendorong menjelang rilis IHK utama AS.
 Pasangan USD/JPY melanjutkan pemantulan akhir hari sebelumnya dari level-level di bawah 146,00, atau terendah satu minggu dan mendapatkan daya tarik positif pada hari Selasa.  Namun, harga spot kesulitan memanfaatkan momentum dan mundur beberapa pip dari lingkungan 147,00, atau puncak harian.  Pasangan ini saat ini diperdagangkan di sekitar wilayah 146,65-146,70, naik kurang dari 0,10% untuk hari ini.

 Reaksi pasar terhadap komentar hawkish Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda memudar dengan cepat karena pelaku pasar tampaknya yakin bahwa bank sentral Jepang akan mempertahankan status quo hingga musim panas mendatang.  Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Yomiuri yang diterbitkan pada hari Sabtu, Ueda mengatakan bahwa mengakhiri suku bunga negatif adalah salah satu pilihan yang tersedia jika BoJ yakin bahwa harga dan upah akan terus naik secara berkelanjutan.  Meskipun demikian, Sekretaris Jenderal Majelis Tinggi Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang, Hiroshige Seko mengisyaratkan preferensinya terhadap kebijakan moneter ultra-longgar.  Seko menambahkan bahwa Gubernur BoJ Ueda telah mengatakan bahwa jalan keluar dari kebijakan yang longgar adalah setelah mencapai target inflasi 2%.

 Hal ini meredakan kekhawatiran pasar mengenai perubahan sikap kebijakan dovish BoJ, yang, seiring dengan munculnya beberapa aksi beli Dolar AS (USD), bertindak sebagai pendorong untuk pasangan USD/JPY.  Prospek pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh Federal Reserve (Fed) tetap mendukung peningkatan imbal hasil obligasi Treasury AS dan menghidupkan kembali permintaan USD.  Bank sentral AS diperkirakan akan menghentikan siklus kenaikan suku bunganya pada bulan September, meskipun pasar memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps lagi pada tahun 2023. Perkiraan tersebut ditegaskan kembali oleh data makro AS yang optimis yang dirilis minggu lalu, yang  menunjukkan perekonomian yang tangguh.  Selain itu, fakta bahwa inflasi tidak cukup cepat mereda seharusnya memungkinkan The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.

 Oleh karena itu, fokus pasar akan tetap terpaku pada laporan penting IHK AS, yang akan dirilis pada hari Rabu dan akan memberikan isyarat baru mengenai jalur kenaikan suku bunga The Fed di masa depan.  Hal ini, pada gilirannya, akan memainkan peran penting dalam mempengaruhi dinamika harga USD dalam jangka pendek dan menentukan arah pergerakan pasangan USD/JPY selanjutnya.  Sementara itu, suasana hati-hati di pasar terlihat memberikan dukungan kepada safe-haven Yen Jepang (JPY).  Selain itu, spekulasi bahwa pemerintah Jepang mungkin melakukan intervensi untuk menghentikan pelemahan lebih lanjut dalam mata uang domestik menjadi penghambat bagi mata uang utama.  Namun, latar belakang fundamental yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa jalur dengan resistensi paling kecil terhadap harga spot adalah ke arah kenaikan

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest