AUD/USD TERHENTI KLAIM TIDUR PEKERJAAN AS, KARENA KELEMAHAN EKONOMI TIONGKOK Meredam Suasana Hati

avatar
· Views 86



 AUD/USD diperdagangkan datar di 0,6375 karena Australia mencatat surplus perdagangan sebesar A$8 miliar pada bulan Juli, meleset dari perkiraan dan memicu sentimen risk-off.

 Klaim pengangguran AS sebesar 216 ribu mengalahkan perkiraan, memperkuat sikap The Fed yang 'lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama' dan memberikan tekanan pada AUD/USD.

 Para pedagang mengamati indikator-indikator ekonomi mendatang dari Australia dan AS, termasuk Kepercayaan Konsumen Westpac dan angka inflasi AS.

 Dolar Aussie (AUD) mengurangi penurunannya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis setelah data ekonomi AS menunjukkan pekerjaan Federal Reserve (Fed) AS masih jauh dari selesai, sementara pelemahan ekspor Tiongkok membebani suasana pasar.  Pada saat penulisan, AUD/USD diperdagangkan di 0,6375, datar saat sesi Asia hari Jumat dimulai.


 Dolar Aussie tetap datar terhadap Dolar AS karena kuatnya klaim pengangguran AS dan perlambatan ekspor Tiongkok menciptakan lingkungan perdagangan yang beragam

 Data ekonomi Australia menunjukkan bahwa Impor melampaui Ekspor, namun tetap menunjukkan surplus pada Neraca Perdagangan sebesar A$8 miliar pada bulan Juli.  Meskipun datanya menggembirakan, perkiraannya meleset.  Hal ini, bersamaan dengan melemahnya perbaikan ekspor Tiongkok, mendorong dorongan risk-off yang berlanjut sepanjang hari perdagangan, dengan Wall Street berakhir dengan kerugian, kecuali Dow Jones, yang mencatat kenaikan sebesar 0,22%.


 Selain itu, data ekonomi AS yang diungkapkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS memperkuat kebutuhan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, seperti yang dikatakan oleh Ketuanya Jerome Powell.  Klaim pengangguran pada minggu lalu naik sebesar 216 ribu, di bawah perkiraan, sementara Klaim Berkelanjutan memberikan sinyal bahwa kondisi semakin ketat.


 Data tersebut mendukung Dolar AS (USD), yang, seperti yang ditunjukkan oleh Indeks Dolar AS, mencetak kenaikan sebesar 0,20%, mendekati level tertinggi tahunan di atas 105.000.  Oleh karena itu, AUD/USD berada dalam tekanan ke bawah di dekat area 0,6350an.


 Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS sedikit melemah, karena pasar uang berjangka memangkas spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan terus memperketat kebijakan moneter, melampaui Federal Funds Rate (FFR) saat ini di level 5,25%-5,50%, Peluang untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 bps di  November berada di angka 43,4%.


 Baru-baru ini, para pejabat Federal Reserve tetap membuka pilihan mereka dalam menentukan arah kebijakan moneter ke depan.  John Williams dari Bank Sentral New York mengatakan bahwa kebijakan tersebut “membatasi” namun menahan diri untuk mengomentari keputusannya.  Baru-baru ini, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan The Fed dapat mencapai “jalur emas” di mana inflasi turun namun resesi dapat dihindari.


 Pedagang AUD/USD harus memperhatikan data minggu depan.  Kalender ekonomi Australia akan menampilkan data Kepercayaan Konsumen Westpac, Keyakinan Bisnis NAB, dan ketenagakerjaan.  Di AS, angka inflasi, Penjualan Ritel, Produksi Industri, klaim pengangguran, dan Sentimen Konsumen akan memberikan petunjuk mengenai keputusan The Fed di masa depan.

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest