
Wawancara FOLLOWME hadir untuk menampilkan kisah pengalaman yang telah dialami oleh para traders di Indonesia. Banyak sekali cerita tentang betapa sulitnya dalam bertransaksi forex, terutama jika Anda ingin menjadi Trader Forex Profesional. Cerita tersebut tidak bermaksud untuk mengecilkan hati para trader pemula, tetapi harus dilihat sebagai pelajaran tentang apa itu trading forex. Pada kesempatan ini FOLLOWME akan melakukan wawancara dengan Trader Forex @Devins. Bagaimana kisahnya, mari kita lihat:
FOLLOWME : Hallo, terimakasih telah bersedia untuk diwawancarai dan meluangkan waktu dengan Komunitas Trading FOLLOWME Indonesia. Bisakah Anda memberitahu kami tentang diri Anda dan bagaimana awalnya Anda mengenal trading Forex?
Devins : Perkenalkan nama saya Ayies Devin, saya mengenal trading forex sejak saya masih sekolah karena pada saat itu saya berfikir bagaimana cara saya menabung untuk masa depan, ditambah saya memiliki rekan yang membantu saya dalam mengenal dunia trading forex ini, sehingga saya tertarik untuk mendalami hal itu.
FOLLOWME : Selama melakukan trading Forex, apa yang membuat Anda yakin dalam berinvestasi di Forex?
Devins : Sebenarnya simpel sih, karena pasar Forex itu terbuka selama 24 jam kita bisa berdagang kapan saja bisa pagi, siang, ataupun malam. Hal itu mempermudah saya dalam menambah penghasilan karena seperti apa yang saya bilang, dengan trading saya bisa menghasilkan uang dimana saja tidak seperti bekerja.
FOLLOWME : Apa tantangan terbesar bagi Anda, ketika Anda mulai trading dan menjadi seorang trader?
Devins : Tantangan saya ketika trading yaitu rasa nafsu, karena ketika kita trading dengan modal real atau modal sesungguhnya rasanya itu berbeda sekali. Pada saat itu saya bermain trading dengan ego dan nafsu yang tinggi, sehingga saya memiliki pola pikir tidak mau rugi. Padahal itu pola pikir yang salah terutama bagi seorang trader. Pada intinya tantangan terbesar saya psikologi.
FOLLOWME : Apakah Anda pernah mengalami kendala ketika memulai trading dan bagaimana cara Anda mengatasinya?
Devins : Seperti apa yang saya bilang sebelumnya, kendala ketika trading itu psikologi karena itu suatu kendala yang membuat trading plan kita berantakan. Terutama ketakutan, ketakutan akan loss atau profit, walaupun loss dalam dunia trading itu hal yang wajar. Sedangkan cara saya dalam mengatasinya perbanyak pengetahuan dan analisa dari setiap pergerakan harga, serta evaluasi trading juga merupakan cara mengatasinya agar kita mengetahui kenapa analisa kita salah.
FOLLOWME : Berdasarkan pengalaman trading Anda, strategi seperti apa yang Anda terapkan saat bertransaksi Forex?
Devins : Strategi saya yaitu scalping, saya mengambil keuntungan sedikit-sedikit yang nantinya juga akan melimpah karena seperti yang saya bilang tadi nafsu saya tinggi, jadi saya hanya mengambil keuntungan sedikit-sedikit saja.
FOLLOWME : Menurut Anda, seberapa penting money management dalam trading Forex?
Devins : Menurut saya money management penting sekali karena balik lagi, karena permasalahan saya ada di psikologi trading sehingga money management itu menjadi suatu alat untuk menekan saya agar tidak nafsu dalam bertrading dan juga menghindari saya dari kebangkrutan. Tanpa money management saat trading itu sama halnya seperti perjudian, kita profit tidak tahu, kita loss-pun tidak tahu.
FOLLOWME : Apa pendapat Anda tentang ketakutan dan keserakahan dalam trading terkait psychology trader?
Devins : Menurut saya ketakutan dan keserakahan adalah suatu hal yang wajar, seperti ketakutan akan loss atau keserakahan dalam profit kedua hal tersebut wajar karena semua manusia seperti itu. Seperti ketika kita sedang profit terus menerus yang membuat kita serakah dan akhirnya membuat analisa kita menjadi berantakan yang akhirnya menyebabkan kerugian.
FOLLOWME : Bisakah Anda ceritakan tentang sesuatu yang terjadi baru-baru ini di pasar keuangan dan bagaimana pendapat Anda mengenai hal itu?
Devins : Karena hal ini merupakan fundamental, seperti kemarin saya baca inflasi Australia membuat AUD melonjak tinggi hingga 7% atau 8% lebih tinggi dari 3 dekade terakhir, akibatnya sektor dari bahan pangan atau makanan sektor pertanian menjadi meningkat semua.
FOLLOWME : Menurut Anda mengapa beberapa orang masih menganggap Forex sebagai penipuan/scam? Lalu bagaimana cara Anda menanggapi hal seperti itu?
Devins : Memang betul banyak sekali yang beranggapan kalau forex itu sebagai penipuan atau scam atau yang lebih sering disebut dengan judi tapi kembali lagi dengan pemikiran masing-masing, kalau misalkan menurut beberapa orang forex itu penipuan silahkan. Sederhananya kita ingin mencari uang tambahan dan trading forex menjadi salah satu opsi jadi kalau tidak mau yasudah silahkan cari cara lain untuk mencari uang tambahan.
FOLLOWME : Saran apa yang bisa Anda berikan kepada non profesional atau pemula yang ingin memulai karir sebagai seorang trader?
Devins : Mungkin saya akan ambil dari pengalaman pribadi saya, pertama perbanyak wawasan dan pengetahuan tentang dunia trading forex. Kedua latihan di akun demo kalau memang sudah menemukan strategi. Terakhir perbanyak evaluasi, pasti saya yakin kalau sudah seperti itu bisa trading dengan baik.
FOLLOWME : Selama Anda trading, platform broker apa saja yang Anda gunakan? Dan mengapa Anda memilih broker tersebut?
Devins : Saya menggunakan broker OctaFx, alasan saya simpel sih gampang digunakan seperti ketika melakukan pendaftaran mudah tanpa perlu ribet dokumen-dokumen tertentu dan deposit di broker OctaFx terhitung kecil, tidak seperti broker lokal yang banyak ketentuan seperti NPWP dan minimal deposit juga terhitung sangat besar.
FOLLOWME : Selama Anda trading dengan platform broker tersebut, pernahkah Anda mengalami suatu masalah yang membuat Anda kesulitan dalam melakukan perdagangan seperti sistem mengalami eror, layanan broker, atau semacamnya?
Devins : Kalau untuk masalah ketika saya bertrading tidak ada, walaupun terkadang layanan penarikan dana (withdraw) agak terlalu lama tapi menurut saya tidak masalah.
FOLLOWME : Apakah Anda memiliki masukan untuk FOLLOWME kedepannya?
Devins : Saya hanya sekilas melihat FOLLOWME, tapi karena FOLLOWME ini belum terlalu dikenal banyak traders jadi saran saya lebih baik branding saja. Tapi menurut saya FOLLOWME sudah bagus, pokoknya sukses selalu untuk FOLLOWME.
Itu dia wawancara kami bersama @Devins. Tentunya banyak hal yang bisa kita petik dari wawancara dengan dirinya. Kami juga menyampaikan rasa terima kasih kepada @Devins atas kesediaannya menjawab pertanyaan dari tim FOLLOWME.
Sampai jumpa di kesempatan Wawancara FOLLOWME Selanjutnya!
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن