Gandeng Bappebti, PINTU Genjot Literasi Aset Kripto di UGM

avatar
· Views 60
Gandeng Bappebti, PINTU Genjot Literasi Aset Kripto di UGM

PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU, platform jual beli dan investasi aset kripto bersama Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) menggelar Pintu Talk (Campus Edition) di Diploma Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (DEB SV UGM) bertajuk “Meningkatkan Literasi Keuangan Terutama Terkait Cryptocurrency dan Memberikan Imbauan Cara Berinvestasi Aset Krpto yang Aman”.

Kepala Biro Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang, dan Pasar Lelang Komoditas Bappebti Heryono Hadi Prasetyo mengatakan, edukasi ini penting untuk mengetahui lebih jauh mengenai aset kripto. "Bappebti berkomitmen mengedukasi masyarakat soal aset kripto melalui berbagai regulasi yang telah diterbitkan," kata dia dalam keterangan tertulisnya Rabu (28/9/2022).

Perdagangan aset kripto sebagai komoditas diatur pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto dan Peraturan Teknis Bappebti Nomor 5 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka, serta Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto.

Pemeriksa Madya Biro Pengawasan Bappbeti Sri Sundayani menjelaskan dulu sebelum investasi kripto diatur Bappebti, masyarakat berinvestasi menggunakan platform luar negeri. Saat ini dengan aturan yang dibuat Bappebti, diharapkan masyarakat serta pelaku usaha bisa memercayakan investasi asetnya di dalam negeri menggunakan platform yang terdaftar dan diawasi langsung Bappebti.

"Dalam rangka mengedukasi dan memberikan kepastian hukum serta keamanan berinvestasi kepada masyarakat, Bappebti telah menerbitkan berbagai aturan yang diimplementasikan agar menjamin perdagangan aset kripto di Indonesia berjalan dengan transparan dan aman,” ungkapnya.

Head of Community PINTU Jonathan Hartono menuturkan, semua investasi memiliki risiko. Apalagi aset kripto masih terbilang baru dan sifatnya disruptif, sehingga volatilitas lebih tinggi. “Kami selalu menekankan untuk memahami dulu fundamental aset yang akan diinvestasikan, kemudian menentukan profil risiko investor seperti apa,” katanya.

Ada beberapa tips berinvestasi aset kripto. Pertama, pilih platform yang berada di bawah naungan Bappebti karena sudah teregulasi. Kedua, jangan gunakan uang panas, tetapi uang yang tidak dipergunakan untuk kebutuhan. Ketiga, bisa pakai strategi dollar cost averaging (DCA) yaitu prinsip bahwa aset tersebut akan naik, sehingga berinvestasi dilakukan secara bertahap. "Intinya melakukan riset dan edukasi sebelum melakukan investasi agar dapat mengambil keputusan bijak,” tambah Jonathan.

Dicetak ulang dari BeritaSatu, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest