Yuk! Kita Pelajari Jenis-jenis Order dalam Forex

avatar
· Views 9,928
Yuk! Kita Pelajari Jenis-jenis Order dalam Forex

Hallo Sobat Traders!

Kembali lagi dengan NgobrolPemula, seperti yang kita ketahui banyak sekali jalan yang bisa Anda tempuh dalam dunia trading. Namun perlu Anda ketahui berbagai macam istilah trading atau sistem dalam melakukan aktivitas jual beli mata uang ini (forex). Yuk kita simak penjelasannya!

Pasar jual beli mata uang forex ini dilakukan selama 24 jam dalam 5 hari, namun sebagai traders pasti tidak memiliki banyak waktu untuk memantau harga secara on-time terus menerus di depan monitor. Kecuali Anda memiliki asisten untuk membantu dalam aktivitas trading Anda.

Namun Anda tidak perlu khawatir, kali ini kita akan membahas berbagai jenis order dalam forex yang dapat membantu Anda dalam melakukan aktivitas trading Anda.

Market Order

Yuk! Kita Pelajari Jenis-jenis Order dalam Forex

Market Order adalah suatu arahan atau alat yang dapat membantu Anda ketika Anda melakukan transaksi jual beli. Market Order ini, digunakan jika Anda ingin membeli/menjual pasangan mata uang (membuka posisi long/short) pada level yang Anda tentukan.

Trailing Stop

Yuk! Kita Pelajari Jenis-jenis Order dalam Forex

Jenis Order ini sangat membantu Anda untuk melakukan transaksi tanpa harus khawatir pergerakan harga yang tiba-tiba berubah. Hal ini karena stop loss akan bergerak secara bersamaan dengan fluktuasi harga dan digunakan untuk mengunci profit Anda.

Jenis-jenis Pending Order

Yuk! Kita Pelajari Jenis-jenis Order dalam Forex

Dalam dunia forex Anda bisa melakukan jenis order salah satunya pending order. Pending order ini akan sangat berguna untuk Anda trader yang baru memulai dalam dunia trading hal ini sangatlah penting untuk Anda ketahui, karena hal ini dapat membantu Anda untuk mempermudah dalam melakukan aktivitas trading Anda.

     1. Buy Limits

Buy Limits adalah suatu alat atau sistem yang dapat membantu Anda ketika Anda melakukan transaksi jual beli, Buy Limits digunakan jika Anda ingin membeli pasangan mata uang (membuka posisi long) pada level yang berada di bawah harga saat ini.

Para traders menggunakan Buy Limits ini pada saat mengantisipasi jika pergerakan harga yang mengalami penurunan lalu melambung ke atas. Sehingga tidak perlu mengawasinya secara on-time.

     2. Buy Stop

Berbeda dari Buy Limits, Buy Stop digunakan jika Anda ingin membeli pasangan mata uang (membuka posisi long) pada level yang berada diatas harga saat ini.

Tidak hanya itu fungsi Buy Stop juga dapat membantu Anda ketika Anda melakukan transaksi jual beli untuk mengantisipasi jika harga menembus pada level tertentu. Jadi Anda tidak perlu khawatir tertinggal pada saat melakukan Transaksi.

     3. Sell Limits

Kebalikan dari Buy Limits, Sell Limits digunakan jika Anda ingin membeli pasangan mata uang (membuka posisi short) pada level yang berada di atas harga saat ini.

Hal tersebut mampu menguntungkan Anda jika pergerakan harga pasar sesuai dengan analisa yang Anda buat, tanpa harus Anda berada di depan komputer ketika hendak membuka posisi sell.

     4. Sell Stop

Sell Stops adalah jenis pending order yang digunakan untuk menjual suatu pasangan mata uang (membuka posisi short) pada level dibawah harga saat ini.

Kegunaan order ini sama seperti Buy Stop yaitu, untuk mengantisipasi jika pergerakan harga menembus dan Anda tertinggal pada saat melakukan transaksi.

Itulah jenis-jenis pending order dalam trading forex, sobat traders dapat menggunakan hal tersebut untuk membantu dalam melakukan transaksi pada trading forex. Eits namun tunggu dulu kali ini kita akan membahas lagi tentang pending order yang jarang sekali orang gunakan atau tak umum pada trading forex.

Jenis-Jenis Order yang Tak Umum Pada Trading Forex

     1. Good Till Cancelled (GTC)

Jenis Order GTC ini akan tetap aktif pada pasar hingga Anda memutuskan untuk menutupnya atau membatalkannya. Order ini tidak dapat dibatalkan oleh broker yang Anda gunakan secara sepihak. Oleh karena itu, Anda harus hati-hati dalam melakukan jenis order ini untuk itu Anda harus menerapkanya dengan selalu mengingat atau menjadwalkannya order ini dalam jurnal trading Anda.

     2. Good for the Day (GFD)

Order GFD ini adalah jenis order yang cocok untuk Anda yang bertipe trading day trade karena order ini akan tetap aktif di pasar sampai akhir hari perdagangan tersebut. Namun Anda harus memantau order tersebut karena pasar forex merupakan pasar 24 jam, sebab itu Anda disarankan untuk mengecek kembali order yang Anda lakukan untuk menghindari kerugian atau mengambil keuntungan yang Anda dapatkan.

     3. One-Cancels-the-Other (OCO)

Order ini merupakan kombinasi antara dua order bersama dengan Stop Loss, dengan order yang diletakan diatas dan dibawah harga pada saat ini. Ketika salah satu order dieksekusi maka order lainnya dibatalkan.

     4. One-Triggers-Other(OTO)

Jenis order ini merupakan kebalikan dari OCO, karena order akan berjalan hanya setelah order awal dilanjutkan. Tipe Order ini sangat cocok bagi Anda yang ingin bisa memasang Buy Limit, Sell Limit, dan Stop Loss sekaligus untuk berjaga-jaga.

Kesimpulan

Itulah sobat trader jenis-jenis order dalam trading forex, mulai dari order biasa hingga order yang jarang sekali digunakan. Namun perlu diingat, tidak semua broker menyediakan jenis order yang tadi disebutkan. Oleh karena itu pilihlah dengan baik untuk broker yang Anda gunakan dalam melakukan trading forex.

Ikuti akun NgobrolPemula FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update pembahasan mengenai edukasi dalam trading atau Anda bisa kunjungi topik #NgobrolPemula untuk mendapatkan tips-tips lainnya. Jika Anda mempunyai informasi lain mengenai konten ini, silahkan berkomentar di bawah ini.

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 2

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest