Mundur 2 Kali, Bursa Kripto di Indonesia Bagaimana Nasibnya?

avatar
· Views 129

Mundur 2 Kali, Bursa Kripto di Indonesia Bagaimana Nasibnya?

Jadwal peluncuran Bursa Kripto di Indonesia kembali mengalami penundaan. Ini adalah penundaaan kedua kalinya dari sebelumnya pada akhir tahun 2021 dan akhir kuartal I-2022. Padahal, jika Bursa Kripto dapat terealisasi, maka Indonesia akan menjadi bursa pertama di dunia yang diregulasi oleh pemerintah.

“Kami masih sedang memastikan lagi kesiapan sistem di bursa agar terintegrasi paralel sambil menunggu kesiapan infrastruktur pendukung lainnya seperti kliring dan kustodian,” ujar Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Sanjaya kepada Investor Daily, Selasa (05/04/2022).

Pengamat sekaligus trader kripto Desmond Wira cukup menyayangkan kenapa Bursa Kripto Indonesia harus kembali diundur.  “Memang sudah beberapa kali diundur. Dulu rencanakan akhir 2021, lalu mundur akhir kuartal I-2022, lalu mundur lagi. Sebagai pengamat saya menyayangkan hal itu karena sudah ditunggu-tunggu,” ungkapnya.

Meskipun begitu, di sisi lain Desmond mengungkapkan, lebih baik Bursa Kripto Indonesia diundur agar semuanya siap dibandingkan dipaksa meluncur tetapi belum sepenuhnya siap.

Desmond yang juga seorang trader kripto juga memberikan pandangan dari kacamata trader mengenai peluncuran bursa kripto yang kembali mundur. “Selaku trader sih tidak terlalu masalah, selama transaksi masih jalan di exchanger yah tidak masalah,” pungkasnya.

Meski demikian, ia mengatakan ada alasan pentingnya Bursa Kripto di Indonesia terutama untuk kepastian hukum. “Bursa Kripto perlu untuk kepastian hukum yang lebih lengkap lagi. Selama tujuannya itu, adanya Bursa Kripto perlu disambut,” katanya.

Sementara itu, Pengelola Channel Duit Pintar Christopher Tahir menilai, Bursa Kripto ada dan tiada tidak akan berdampak terlalu banyak dikarenakan ternyata perannya cukup minor, bukan seperti yang ada di pikiran pelaku pasar awalnya, yaitu sebagai agregator likuiditas. “Justru sekarang mengurusi yang tidak di pusat inti permasalahannya, yaitu likuiditas dan reliability harga,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, mundurnya peluncuran Bursa Kripto Indonesia merupakan salah satu bentuk kehati-hatian dan ketelitian pemerintah untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen aset digital tersebut.

“Tentu kita melihat bahwa ini sudah disampaikan beberapa kali oleh Kemendag bahwa ini akan segera (diluncurkan) dalam waktu secepat mungkin. Mengapa? Karena kita sedang mencoba menyelesaikan semua prosesnya dengan teliti dan hati-hati,” kata Jerry.

Lebih lanjut, Jerry mengatakan proses untuk menghadirkan Bursa Kripto resmi di Indonesia terbilang panjang, mulai dari artifikasi, prosedur, verifikasi, validasi, dan lainnya. Ia pun belum tahu kapan bursa kripto bisa meluncur di Indonesia.

Ini adalah bentuk komitmen kami untuk hati-hati dan memberikan perlindungan kepada konsumen. Jangan sampai kita terburu-buru, tergesa-gesa, sehingga nanti ada proses yang terlewat,” kata Wamendag.

Jerry menekankan dalam pembentukan regulasi hingga unsur ekosistem kelembagaan aset kripto, selalu mengedepankan aspek perlindungan konsumen. Pentingnya perlindungan konsumen itu terjaga keamanan dan kenyamanannya.

“Kita dalam hal ini mau semuanya terlaksana dengan baik, terproses dengan baik, sehingga ketika bursa ini dibentuk, semuanya sudah terpenuhi dengan baik, dan perlindungan konsumen menjadi yang utama,” jelasnya.

Dicetak ulang dari Investor hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest