
Aplikasi investasi, Gotrade berhasil mengumpulkan USD15,5 juta dalam putaran seri A yang dipimpin oleh Velocity Capital Fintech Ventures. Putaran investasi ini juga diikuti partisipasi dari investor seluruh dunia, seperti Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) [Jepang], BeeNext [Singapura], Kibo Ventures [Spanyol], Picus Capital [Jerman], dan juga investor yang sudah terlibat sebelumnya, seperti LocalGlobe [UK], Social Leverage [US] & Raptor [US].
Pendanaan ini diungkapkan satu tahun setelah Gotrade diluncurkan. Dalam periode yang sama, Gotrade juga sudah mengumpulkan lebih dari 500,000 users dari 140 negara tanpa melakukan pemasaran. Pertumbuhan viral dari aplikasi ini terjadi secara natural dari word of mouth dan juga referral para pengguna.
Gotrade memungkinkan pengguna di seluruh dunia untuk membeli saham fractional dari perusahaan-perusahaan raksasa yang ada di NYSE dan NASDAQ dari USD1.
Saat ini, Gotrade berniat untuk menyentuh pasar lokal setelah tercapainya pendanaan USD15,5 juta yang dipimpin oleh Velocity. Pendanaan ini membuat total pendanaan Gotrade pada saat ini menjadi senilai USD22,5 juta.
"Sebagai investor yang berpengalaman, dan dengan pengalaman operasional kami di bidang ini, kami sangat senang untuk memimpin putaran pendanaan ini, dan kami juga senantiasa akan mendukung Gotrade di perjalanan mereka kedepannya!” ujar Don Montanaro dari Velocity Capital Fintech Ventures yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (6/4/2022).
Dana tersebut akan membantu Gotrade mengembangkan timnya yang terdiri dari 40 orang dan meluncurkan versi lokal produknya di berbagai pasar, dimulai dengan Asia Tenggara.
Peluncuran versi lokal Gotrade akan memungkinkan perusahaan untuk memulai pemasaran, menawarkan produknya dalam bahasa lokal dan mengaktifkan metode deposit lokal di seluruh wilayah yang diharapkan perusahaan akan membuka daya tarik yang signifikan.
Sehubungan dengan pendanaan Seri A, Gotrade mengumumkan peluncuran Gotrade Indonesia - sebuah platform yang dibangun untuk memungkinkan pengguna di Indonesia untuk berinvestasi mulai dari USD1 seperti Tesla, Apple, Google dan lain-lain pada platform yang mudah digunakan dan bebas komisi.
Gotrade memilih Indonesia untuk meluncurkan versi lokal Gotrade untuk pertama kalinya karena di sanalah masalahnya tampak paling mendesak dengan biaya reksa dana seringkali melebihi 5%. Menariknya, broker lokal tidak diperbolehkan menawarkan saham asing di Indonesia, tetapi diperbolehkan menawarkan derivatif dari saham asing.
Hal ini membuat Gotrade bermitra dengan Valbury Asia Futures, Bursa Berjangka Jakarta dan Rumah Kliring Berjangka Indonesia - semuanya diatur oleh Bappebti, regulator derivatif di Indonesia, untuk merancang derivatif yang didukung penuh yang memberikan akses pasar langsung ke saham AS.
"Kami percaya berinvestasi harusnya lebih adil, dan pengguna seharusnya tidak perlu menanggung biaya yang bersifat predatorial ini.” kata pendiri Gotrade Rohit Mulani.
Sesuai peraturan setempat, dana dikirim ke Lembaga Kliring Berjangka Indonesia yang didukung negara dengan perdagangan yang dilakukan melalui Valbury dan terdaftar di Bursa Berjangka Jakarta.
Semua perdagangan dikirim ke Alpaca Securities LLC, broker-dealer berlisensi FINRA di AS dan dieksekusi pada Penawaran dan Penawaran Terbaik Nasional sesuai dengan peraturan US Securities Exchange Commission. Saat perdagangan dieksekusi langsung di AS, semua kontrak di Gotrade sepenuhnya didukung oleh saham nyata yang dipegang di AS. Pengaturan ini diawasi oleh Bappebti, regulator derivatif di Indonesia.
Gotrade Indonesia adalah platform pertama di Indonesia yang menawarkan akses pasar langsung ke saham AS. Sebelumnya, orang yang ingin membeli saham AS dari Indonesia harus menggunakan pialang saham asing atau pialang derivatif lokal yang biasanya memiliki biaya tersembunyi yang substansial hingga 1% per trade yang dibangun ke dalam bid-ask spread.
Tim di Gotrade dan Valbury bekerja bersama regulator lokal untuk memungkinkan investasi berbasis dolar dan investasi saham pecahan 9 desimal - dimana hal ini adalah inovasi yang baru untuk industri ini. Misalnya, jika Tesla diperdagangkan pada USD1.000/saham, pengguna
dapat membeli 1/1.000 saham Tesla dengan USD1.
“Tim di Gotrade memiliki misi untuk sepenuhnya me-reinvent investasi bagi jutaan orang Indonesia. Saya telah berkecimpung di industri ini selama lebih dari 20 tahun, tetapi begitu saya bertemu dengan tim pada tahun 2019, saya tahu bahwa ini adalah tim yang akan mengubah industri ini. Saya senang menjadi bagian dari tim di Gotrade dan bersemangat untuk menjadi bagian dari fase berikutnya dari pertumbuhan pesat perusahaan ini.” kata salah satu pendiri Gotrade, Andrew Haryono.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن