Lawan Mata Uang Asia dan Dunia Langsung Tumbang, Rupiah yang Malang

avatar
· Views 447

Sentimen domestik dan global menekan nilai tukar rupiah di kisaran Rp14.000 per dolar AS pada Selasa, 19 Oktober 2021. Rupiah terkoreksi secara global di tengah ekspektasi bank sentral AS, The Fed, akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diperkirakan pada pertengahan November 2021.


Sementara itu, sentimen domestik yang mebayangi gerak rupiah ialah penantian hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan kembali menahan suku bunga acuan di level 3,5%. Melansir dari RTI, rupiah hari ini mengalami koreksi sedalam -0,19% ke level Rp14.078 per dolar AS terhitung sampai pukul 09.53 WIB.

Lawan Mata Uang Asia dan Dunia Langsung Tumbang, Rupiah yang Malang

Minimnya amunisi juga membuat rupiah tertekan di hadapan dolar Australia sedalam -0,58%. Bahkan, rupiah tak berdaya di hadapan dua mata uang Eropa, yakni poundsterling (-0,39%) dan euro (-0,40%).


Di Asia, rupiah menempati posisi terbawah ketiga setelah ringgit (0,15%) dan dolar Taiwan (0,08%). Rupiah keok atas sebagaian besar mata uang Asia, termasuk won (-0,59%), dolar Singapura (-0,36%), baht (-0,36%), yuan (-0,32%), yen (-0,28%), dan dolar Hong Kong (-0,17%).


Sumber: Investing

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

هل أعجبك هذا المقال؟ عبّر عن امتنانك بإرسال نصيحة للكاتب.
الرد 0

اترك رسالتك الآن

  • tradingContest