GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga yang menarik.
Simak GBPUSD dalam Daily chart berikut:
GBPUSD
Dilihat dari chart di atas, tampak harga GBPUSD telah menguat meretest garis antar Low (Garis Biru) yang menggambarkan sikap kuat pasar pada pelemahan dolar AS, disaat sebelumnya tingkat pengaruh mata uang AS mulai bertambah pada Pounds.
Reaksi harga pada Garis Biru akan menjadi dasar tren kali ini. Lets see.
Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak GBPUSD dalam 1 jam chart berikut :
GBPUSD
Berdasarkan gambar diatas ini,
Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:
Resistance2 (R2) : 1.3955
Resistance1 (R1): 1.3926
Support1 (S1): 1.3868
Support2 (S2): 1.3839
Dari chart diatas, tampak pair GBPUSD telah menguat sejak awal sesi London yang mengindikasikan, ada sentimen Bullish yang perlu diperhatikan karena pasar merespon kuat pelemahan pada dolar AS meski masih tertahan dikisaran level tertinggi (dekat harga berjalan pada gambar), sehingga ini adalah titik awal analisa kita untuk peluang tren. Tetap objektif ya!
Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.
Level R1 dan level S1 juga akan mengukur seberapa besar tekanan trader hari ini, dimana hal ini akan mengkonfirmasi arah yang akan dituju selanjutnya dan juga minat transaksi.
Waspadai terjadinya konsolidasi antara level R1 dan level S1.
Lets See,
Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.
Setup saya untuk Breakout opportunity GBPUSD
Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.
Setup saya untuk Pullback opportunity
Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.
Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.
Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.
Diunggah ulang dari Investing, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.
