Laporan dari thinktank Carbon Tracker mengungkapkan energi matahari dan angin dapat menggantikan bahan bakar fosil sepenuhnya untuk menjadi sumber tenaga dunia pada 2050. Bahkan, diramal tenaga angin dan matahari berada di lintasan pertumbuhan yang akan mendorong bahan bakar fosil keluar dari sektor kelistrikan pada pertengahan 2030-an.
Teknologi saat ini memberi dunia kekuatan untuk menangkap 6.700 Petawatt jam (PWh) tenaga dari energi matahari dan angin, klaim para peneliti -lebih dari 100 kali jumlah energi yang dikonsumsi secara global pada 2019. “Meskipun potensi energi dalam jumlah besar untuk dipanen, hanya 0,7 PWh tenaga surya dan 1,4 PWh energi angin yang dihasilkan pada 2019,” ungkap laporan tersebut, dilansir dari CNBC International, Rabu, 28 April 2021.
Penulisnya yakin biaya yang terus turun kemungkinan mendorong pertumbuhan eksponensial dalam pembangkitan tenaga surya dan angin. Tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 15 persen akan menghasilkan tenaga surya dan angin yang menghasilkan semua listrik dunia pada pertengahan 2030-an dan menyediakan semua energi di seluruh dunia pada 2050.
Laporan tersebut mencatat bahwa biaya tenaga surya telah turun rata-rata 18 persen per tahun sejak 2010. Sementara harga tenaga angin turun rata-rata sembilan persen setiap tahun pada periode yang sama. Tenaga surya telah tumbuh pada tingkat tahunan rata-rata 39 persen selama dekade terakhir, hampir dua kali lipat kapasitasnya setiap dua tahun. “Sementara itu, kapasitas energi angin meningkat sebesar 17 persen per tahun, dengan kemajuan seperti panel yang lebih baik dan turbin yang lebih tinggi membantu mengurangi biaya,” sebut laporan itu.
Meskipun demikian, skeptisisme tetap ada atas kemungkinan yang disebut transisi energi terjadi dalam waktu dekat. Beberapa ilmuwan iklim percaya bahwa sudah hampir tidak mungkin untuk membatasi kenaikan suhu planet hingga 1,5 derajat celcius di atas tingkat pra-industri -target fundamental yang diuraikan dalam Perjanjian Paris.
Kepala Eksekutif Pusat Hukum Lingkungan Internasional Carroll Muffett mengatakan struktur tenaga yang tertanam dan dukungan berkelanjutan dari industri yang sekarat menghalangi kemajuan di tengah transisi ke sumber energi terbarukan. Di sisi lain, banyak perusahaan global berjanji untuk membantu upaya memperlambat perubahan iklim, yang lain menggandakan pendanaan mereka untuk bahan bakar fosil. Dari 60 bank terbesar di dunia, 33 meningkatkan pendanaan mereka ke sektor bahan bakar fosil antara 2016 dan 2020, menurut analisis CNBC dari laporan Banking on Climate Chaos 2021.
Diunggah ulang dari Analisa.forex, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن