Saham Asia diperdagangkan beragam pada pagi hari ini karena penurunan obligasi AS berhenti. Namun, kebangkitan kembali virus Corona (COVID-19) di Uni Eropa (UE) dan kegelisahan vaksin antara UE dan Inggris menguji optimisme pasar.
Yang juga di sisi risiko-negatif adalah kesiapan Fed untuk membiarkan konsesi Rasio Leverage Tambahan (SLR) berakhir seperti yang direncanakan pada akhir Maret. Selain itu, pemecatan Gubernur Bank Sentral Republik Turki (CBRT) Naci Abgal oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menambah pesimisme tersebut.

Sementara menggambarkan hal yang sama, indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,15% tetapi Nikkei 225 Jepang turun mendekati 2,0% menyusul sebagian besar komentar suram dari Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda. Namun, perlu dicatat bahwa kutipan status People's Bank of China (PBoC) membantu saham di Beijing dan Australia tetapi tidak dari Selandia Baru (NZ) di tengah kekhawatiran ekonomi setelah PDB NZ pekan lalu.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya: https://www.fxstreet-id.com/ne...
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن