- Kontrak berjangka S&P 500 mendapatkan kembali 3.900, naik sebesar 0,20% dalam intraday, naik untuk pertama kalinya dalam seminggu.
- Imbal hasil Treasury AS 10-tahun melonjak ke level tertinggi baru sejak Februari 2020.
- Komentar dari diplomat Tiongkok bersama dengan optimisme virus dan vaksin akan mendukung sentimen di tengah agenda kalender yang sepi.
Sentimen risk-on memperoleh momentum selama Senin pagi ini karena lembaga pemeringkat global terdengar optimis yang disertai kehati-hatian untuk Australia, sementara diplomat Tiongkok menyoroti bidang kerja sama dengan AS. Yang juga mendukung sentimen adalah harapan paket bantuan COVID-19 AS dan pelonggaran pembatasan aktivitas terkait virus corona (COVID-19) di Inggris.
Sementara yang menggambarkan sentimen, kontrak berjangka S&P 500 naik untuk pertama kalinya dalam lima hari, saat ini naik 0,28% ke 3.915, sedangkan imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik ke level tertinggi baru dalam 12 bulan dengan naik 3,2 basis poin (bps) menjadi 1,3770 %.
Setelah Fitch tidak mengubah peringkat kredit Australia di 'AAA' , S&P menaikkan peringkat Selandia Baru menjadi 'AA+' dari 'AA' dalam analisis terbaru. Negara-negara Pasifik tersebut baru-baru ini telah mengambil tindakan lockdown cepat di tengah kebangkitan virus dan karenanya berita ini membangun kembali optimisme di Australia dan Selandia Baru, yang pada gilirannya mendukung sentimen optimis secara keseluruhan.
Di tempat lain, Inggris bertekad untuk membuka kembali sekolah paling lambat 8 Maret, menurut Sky News, di tengah statistik virus yang surut dan keberhasilan vaksinasi. PM Inggris Boris Johnson juga memuji imunisasi tersebut dengan memberhentikan tenggat waktu untuk semua orang dewasa dan penduduk lokal Inggris yang berusia di atas 50 dari September hingga Juli. Perlu dicatat bahwa Israel adalah kontestan terkuat yang meraih kemenangan melawan virus dengan dorongan vaksinasi besar-besaran dan baru-baru ini mendukung Pfizer untuk rasio keberhasilan lebih dari 85%.
Sebaliknya, kekhawatiran Fed terhadap risiko memburuknya bisnis AS dan perselisihan Tiongkok-Amerika mencoba menjinakkan pembeli pasar, tetapi gagal akhir-akhir ini.
Di tengah permainan ini, saham Asia-Pasifik juga tetap positif sementara harga emas dan AUD/USD, barometer risiko tradisional, naik lebih dari 0,30% pada saat berita ini ditulis.
Mengingat kurangnya data/peristiwa utama, berita risiko cenderung menentukan sentimen pasar.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن