Menurut data perdagangan terbaru yang diterbitkan oleh Biro Statistik Indonesia, Indonesia mencatat surplus perdagangan yang lebih besar dari perkiraan pada Januari, tetapi impor dan ekspor mengecewakan.
Indonesia melaporkan surplus perdagangan sebesar $ 1,96 miliar vs perkiraan $ 1,68 miliar dan sebelumnya $ 2,10 miliar. Impor dan ekspor masing-masing tercatat sebesar -6,49% dan 12,24% vs. -2,77% dan -13,59% ekspektasi dan -0,47% dan + 14,63% sebelumnya.
Implikasi FX
USD/IDR berada di posisi terendah baru satu bulan di 13.896,50 pada data Neraca Perdagangan beragam. Pasangan silang ini turun 0,48% secara harian.
Tentang Neraca Perdagangan Indonesia
Neraca Perdagangan yang dirilis Badan Pusat Statistik merupakan keseimbangan antara ekspor dan impor total barang dan jasa. Nilai positif menunjukkan surplus perdagangan, sedangkan nilai negatif menunjukkan defisit perdagangan. Jika terlihat permintaan yang stabil dalam pertukaran untuk ekspor Indonesia, Rupiah akan menerima efek positif (atau bullish), sementara pembacaan rendah dianggap negatif (atau bearish).
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن