S&P 500 VIX atau pengukur volatilitas, juga dikenal sebagai indeks yang mengukur ketakutan Wall Street, jatuh ke 20 pada hari Jumat, setelah mencapai tertinggi multi-bulan 40 pada akhir Januari.
VIX melonjak dua minggu lalu karena pembelian saham terkoordinasi yang tidak disukai seperti GameStop menimbulkan kerugian besar pada hedge fund yang memegang posisi jual dan memicu kekhawatiran aksi jual pasar berbasis luas.
Namun, ketakutan ini mereda minggu lalu, dengan GameStop jatuh 80%. Selain itu, komentar dari Menteri Keuangan AS Janet Yellen mendorong stimulus fiskal, angka virus corona yang membaik, dan data AS yang optimis menenangkan ketegangan pasar, membantu saham mendapatkan kembali ketenangan.
S&P 500, indeks benchmark Wall Street, mencatat rekor tertinggi baru sepanjang masa di 3894,56 pada hari Jumat. Risk-on yang diperbarui adalah berita buruk bagi mata uang safe haven seperti dolar AS dan yen Jepang.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن