Pasangan EUR/USD turun dari 1,2160 ke 1,21 pada hari Rabu di tengah laporan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) dapat memangkas suku bunga deposito yang sudah negatif lebih lanjut.
Namun, menurut Robin Brooks, kepala ekonom di Institute of International Finance (IIF), pemotongan suku bunga deposito tidak efektif untuk mengimbangi kekuatan mata uang. Nilai tukar lebih sensitif terhadap perubahan imbal hasil obligasi dengan tenor yang lebih lama. Pemangkasan suku bunga deposito sebagian besar mempengaruhi imbal hasil obligasi jangka pendek.
"Fokus ECB pada pemangkasan deposito untuk mengimbangi kekuatan euro adalah salah. Bank sentral G10 semakin fokus pada imbal hasil jangka panjang. Sama halnya dengan valuta asing, di mana faktor penentu euro berada di antara perbedaan suku bunga 5-10 tahun. Apa yang terjadi pada (depo) tenor yang lebih awal tidak masalah," cuit Brooks pada hari Rabu.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
إخلاء المسؤولية: الآراء الواردة هنا تعبر فقط عن رأي الكاتب، ولا تمثل الموقف الرسمي لـ Followme. لا تتحمل Followme مسؤولية دقة أو اكتمال أو موثوقية المعلومات المُقدمة، ولا تتحمل مسؤولية أي إجراءات تُتخذ بناءً على المحتوى، ما لم يُنص على ذلك صراحةً كتابيًا.

اترك رسالتك الآن